Selain sebagai makhluk pemikir, manusia merupakan makhluk perasa. Perasaan yang bergejolak disebut sebagai emosi. Emosi merupakan reaksi yang muncul atas kejadian-kejadian yang dialami manusia.
Salah satu kebiasaan yang kurang baik perihal cara memperlakukan emosi adalah terlalu sering memendam emosi-emosi negatif. Marah, benci, kecewa, sedih yang mendalam dan berbagai emosi negatif lainnya. Ketika kamu berusaha memendam semua rasa itu dan mencoba berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja, emosi negatif itu akan ditampung oleh alam bawah sadar.
Kamu mungkin berpikir bahwa tidak perlu menceritakan pikiran dan perasaanmu pada orang lain. Namun pikiran dan perasaan yang sifatnya negatif itu layaknya sampah yang mana jika terus ditimbun dan tidak dibuang maka akan menimbulkan dampak yang buruk.
Emosi yang tidak dikeluarkan itu menghasilkan energi negatif yang tertahan di dalam tubuh. Sehingga kondisi kesehatan akan dipengaruhi oleh energi tersebut. Ini memicu gangguan pada organ-organ tubuh termasuk pada bagian-bagian tertentu di otak.
Gangguan fisik yang terjadi akibat pengaruh dari emosi negatif disebut psikosomatik. Sedangkan menurut Rishita Dewi, seorang hipnoterapis, psikosomatik adalah penyakit yang tidak memiliki obat. Yang bisa menyembuhkan adalah perasaan untuk bisa berdamai dengan diri sendiri. Gejala gangguan psikosomatik sendiri meliputi sakit perut dan ulu hati, nyeri pada punggung belakang, sakit gigi, migrain, jantung berdebar, nafas yang cepat, dan gemetar.
Karena dampak yang kurang baik ini, maka sebaiknya emosi harus dikelola dengan tepat. Pastikan bahwa kamu selalu jujur pada diri sendiri tentang apa yang sedang dirasakan. Dengan begitu, kamu bisa mengenali dengan baik bentuk emosimu dan faktor apa saja yang menyebabkan itu.
Cobalah mencari orang terpercaya untuk mendengarkan segala kegelisahanmu. Rasa lega dan tenang akan kamu dapatkan setelah kamu mencurahkan perasaan-perasaan yang selama ini mengganggumu.

Selain menceritakan masalah pada orang lain apa cara tambahan dan cara lain untuk mengatasi masalah psikologi ini ?
ReplyDeletePaling baik adalah dengan curhat agar semua unek2 bisa keluar. Jika tidak ada orang yang bisa diajak curhat, bisa curhat pada Tuhan. Karena berkomunikasi dengan Tuhan tidak harus berisi permohonan dan doa saja, namun kamu bisa mengeluarkan keluh kesah dan keresahanmu.
DeleteCara lain yang bisa kamu lakukan, kamu bisa latihan relaksasi atau yoga, olahraga,dan berekspresi melalui hobimu.